PENYUSUNAN PENGUKURAN KINERJA BERBASIS BALANCED SCORECARD: STUDI KASUS INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
DOI:
https://doi.org/10.35991/jmbm.v1i1.19Keywords:
Tenaga Harian Lepas, Kinerja, Balanced ScorecardAbstract
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi menghadapi tantangan dalam mengelola kinerja tenaga kerja non-permanen, khususnya Tenaga Harian Lepas (THL). Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengukuran kinerja Tenaga Harian Lepas (THL) berbasis Balanced Scorecard (BSC) untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kerja di lingkungan Biro Manajemen Aset ITS. Metodologi yang digunakan meliputi observasi, wawancara, survei, dan studi dokumentasi, yang dianalisis berdasarkan identifikasi sasaran strategis dari perspektif BSC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan BSC mampu menangkap kontribusi strategis Tenaga Harian Lepas (THL) secara menyeluruh. Karakteristik pekerjaan dan peran Tenaga Harian Lepas yang lebih dominan dalam kegiatan pendukung operasional internal, maka pendekatan difokuskan pada dua perspektif inti terlebih dahulu, yaitu Learning and Growth serta Internal Business Process. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sistem penilaian kinerja yang dikembangkan relevan dan dapat diterapkan secara nyata dalam konteks kerja sehari-hari Tenaga Harian Lepas (THL). Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan sistem evaluasi kinerja Tenaga Harian Lepas (THL) yang berkelanjutan dan selaras dengan arah strategis institusi.
References
Afifah, B., & Muflihat, S. (2024). Performance measurement in service and consultant company with Balanced Scorecard-AHP. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 13(2), 752–763.
Álvarez Pérez, C., Rodríguez Montequín, V., Ortega Fernández, F., & Villanueva Balsera, J. (2017). Integrating analytic hierarchy process (AHP) and balanced scorecard (BSC) framework for sustainable business in a software factory in the financial sector. Sustainability, 9(4), 486. https://doi.org/10.3390/su9040486
Apriyanti, Y., Samanhudi, D., & Safirin, M. T. (2024). Analysis of company performance measurement using the balanced scorecard method and analytical hierarchy process (AHP) at PT XYZ. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 1–15.
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2004). Pengukuran dan evaluasi kinerja instansi pemerintah. BPKP.
Dwivedi, Y. K., Shareef, M. A., Akram, M. S., Bhatti, Z. A., & Rana, N. P. (2022). Examining the effects of enterprise social media on operational and social performance during environmental disruption. Technological Forecasting and Social Change, 175, 121364. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.121364
Lin, C. Y., Shih, F. C., & Ho, Y. H. (2023). Applying the balanced scorecard to build service performance measurements of medical institutions: An AHP-DEMATEL approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 1022. https://doi.org/10.3390/ijerph20021022
Mahmudi. (2005). Manajemen kinerja sektor publik. UPP AMP YKPN.
Mahsun, M. (2009). Pengukuran kinerja sektor publik. BPFE.
Munawir, S. (2001). Analisa laporan keuangan. Liberty.
Putri, A. B., & Adriansyah, G. (2025). Determining key performance indicators at PT Cahaya Utama Branch Sidoarjo using Integrated Performance Measurement System (IPMS) and Balanced Scorecard methods. Tibuana, 8(1), 47–53.
Sudiana, K., & Hendayani, R. (2020). Performance management practices in science technology parks: Case study of Bandung Techno Park. Jurnal Manajemen Indonesia, 20(1).
Wijaya, B. K., Pramawati, I. D. A. A. T., Arief, A. S., Ningtyas, M. W. A., & Juniyarti, U. (2022). Key performance indicator analysis in improving the quality of excellent service on Globalxtreme companies. Jurnal Mantik, 6(2), 1714–1720.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Okky Gastri Kusumaningtyas, Mirza Aulia Salsabilla, Dimas Rakhmat Sasmita, Ovi Prina Gastriani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
