PENYUSUNAN PENGUKURAN KINERJA BERBASIS BALANCED SCORECARD: STUDI KASUS INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
DOI:
https://doi.org/10.35991/jmbm.v1i1.19Keywords:
Tenaga Harian Lepas, Kinerja, Balanced ScorecardAbstract
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi menghadapi tantangan dalam mengelola kinerja tenaga kerja non-permanen, khususnya Tenaga Harian Lepas (THL). Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengukuran kinerja Tenaga Harian Lepas (THL) berbasis Balanced Scorecard (BSC) untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kerja di lingkungan Biro Manajemen Aset ITS. Metodologi yang digunakan meliputi observasi, wawancara, survei, dan studi dokumentasi, yang dianalisis berdasarkan identifikasi sasaran strategis dari perspektif BSC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan BSC mampu menangkap kontribusi strategis Tenaga Harian Lepas (THL) secara menyeluruh. Karakteristik pekerjaan dan peran Tenaga Harian Lepas yang lebih dominan dalam kegiatan pendukung operasional internal, maka pendekatan difokuskan pada dua perspektif inti terlebih dahulu, yaitu Learning and Growth serta Internal Business Process. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sistem penilaian kinerja yang dikembangkan relevan dan dapat diterapkan secara nyata dalam konteks kerja sehari-hari Tenaga Harian Lepas (THL). Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan sistem evaluasi kinerja Tenaga Harian Lepas (THL) yang berkelanjutan dan selaras dengan arah strategis institusi.
